Kamis, 17 April 2008

Komponen elektronika fasif






KOMPONEN PASIF ELEKTRONIKAResistorSimbol resistor (Eropa, IEC)Bentuk fisik resistorSebuah resistor sering disebut werstan, tahanan atau penghambat,adalah suatu komponen elektronik yang dapat menghambat gerak lajunyaarus listrik.Resistor disingkat dengan huruf "R" (huruf R besar). Satuan resistoradalah Ohm, yang menemukan adalah George Ohm (1787-1854), seorang ahlifisika bangsa Jerman. Tahanan bagian dalam ini dinamai konduktansi.Satuan konduktansi ditulis dengan kebalikan dari Ohm yaitu mho.Kemampuan resistor untuk menghambat disebut juga resistensi atauhambatan listrik. Besarnya diekspresikan dalam satuan Ohm. Suaturesistor dikatakan memiliki hambatan 1 Ohm apabila resistor tersebutmenjembatani beda tegangan sebesar 1 Volt dan arus listrik yang timbulakibat tegangan tersebut adalah sebesar 1 ampere, atau sama dengansebanyak 6.241506 × 1018 elektron per detik mengalir menghadap arahyang berlawanan dari arus.Hubungan antara hambatan, tegangan, dan arus, dapat disimpulkanmelalui hukum berikut ini, yang terkenal sebagai hukum Ohm:di mana V adalah beda potensial antara kedua ujung benda penghambat, Iadalah besar arus yang melalui benda penghambat, dan R adalah besarnyahambatan benda penghambat tersebut.Berdasarkan penggunaanya, resistor dapat dibagi:1. Resistor Biasa (tetap nilainya), ialah sebuah resistor penghambatgerak arus, yang nilainya tidak dapat berubah, jadi selalu tetap(konstan). Resistor ini biasanya dibuat dari nikelin atau karbon.2. Resistor Berubah (variable), ialah sebuah resistor yang nilainyadapat berubah-ubah dengan jalan menggeser atau memutar toggle padaalat tersebut. Sehingga nilai resistor dapat kita tetapkan sesuaidengan kebutuhan. Berdasarkan jenis ini kita bagi menjadi dua,Potensiometer, rheostat dan Trimpot (Trimmer Potensiometer) yang
biasanya menempel pada papan rangkaian (Printed Circuit Board, PCB).3. Resistor NTC dan PTS, NTC (Negative Temperature Coefficient), ialahResistor yang nilainya akan bertambah kecil bila terkena suhu panas.Sedangkan PTS (Positife Temperature Coefficient), ialah Resistor yangnilainya akan bertambah besar bila temperaturnya menjadi dingin.4. LDR (Light Dependent Resistor), ialah jenis Resistor yang berubahhambatannya karena pengaruh cahaya. Bila cahaya gelap nilai tahanannyasemakin besar, sedangkan cahayanya terang nilainya menjadi semakinkecil.Gelang Warna pada ResistorPada Resistor biasanya memiliki 4 gelang warna, gelang pertama dankedua menunjukkan angka, gelang ketiga adalah faktor kelipatan,sedangkan gelang ke empat menunjukkan toleransi hambatan. Pertengahantahun 2006, perkembangan pada komponen Resistor terjadi pada jumlahgelang warna. Dengan komposisi: Gelang Pertama (Angka Pertama), GelangKedua (Angka Kedua), Gelang Ketiga (Angka Ketiga), Gelang Keempat(Multiplier) dan Gelang Kelima (Toleransi).Berikut Gelang warna dimulai dari warna Hitam, Coklat, Merah, Jingga,Kuning, Hijau, Biru, Ungu (violet), Abu-abu dan Putih.Sedangkan untuk gelang toleransi hambatan adalah: Coklat 1%, Merah 2%,Hijau 0,5%, Biru 0,25%, Ungu 0,1%, Emas 5% dan Perak 10%. Kebanyakangelang toleransi yang dipakai oleh umum adalah warna Emas, Perak danCoklat.KondensatorKondensator (Capasitor) adalah suatu alat yang dapat menyimpan energidi dalam medan listrik, dengan cara mengumpulkan ketidakseimbanganinternal dari muatan listrik. Kondensator memiliki satuan yang disebutFarad. Ditemukan oleh Michael Faraday (1791-1867). Kondensator kinijuga dikenal sebagai "kapasitor", namun kata "kondensator" masihdipakai hingga saat ini. Pertama disebut oleh Alessandro Volta seorangilmuwan Italia pada tahun 1782 (dari bahasa Itali condensatore),
berkenaan dengan kemampuan alat untuk menyimpan suatu muatan listrikyang tinggi dibanding komponen lainnya. Kebanyakan bahasa dan negarayang tidak menggunakan bahasa Inggris masih mengacu pada perkataanbahasa Italia "condensatore", seperti bahasa Perancis condensateur,Indonesia dan Jerman Kondensator atau Spanyol Condensador. Kondensator diidentikkan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitupositif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanyaberbentuk tabung. Lambang kondensator (mempunyai kutub positif dan negatif) pada skemaelektronika. Sedangkan jenis yang satunya lagi kebanyakan nilai kapasitasnyalebih rendah, tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya,kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna coklat, merah, hijau danlainnya seperti tablet atau kancing baju yang sering disebut kapasitor(capacitor). Lambang kapasitor (tidak mempunyai kutub) pada skema elektronika.Namun kebiasaan dan kondisi serta artikulasi bahasa setiap negaratergantung pada masyarakat yang lebih sering menyebutkannya. Kinikebiasaan orang tersebut hanya menyebutkan salah satu nama yang palingdominan digunakan atau lebih sering didengar. Pada masa kini,kondensator sering disebut kapasitor (capacitor) ataupun sebaliknyayang pada ilmu elektronika disingkat dengan huruf (C).Satuan dalam kondensator disebut Farad. Satu Farad = 9 x 1011 cm² yangartinya luas permukaan kepingan tersebut menjadi 1 Farad sama dengan106 mikroFarad (µF), jadi 1 µF = 9 x 105 cm².Satuan-satuan sentimeter persegi (cm²) jarang sekali digunakan karenakurang praktis, satuan yang banyak digunakan adalah: 1 Farad = 1.000.000 µF (mikro Farad) 1 µF = 1.000.000 pF (piko Farad) 1 µF = 1.000 nF (nano Farad)
1 nF = 1.000 pF (piko Farad) 1 pF = 1.000 µµF (mikro-mikro Farad)Adapun cara memperluas kapasitor atau kondensator dengan jalan:1. Menyusunnya berlapis-lapis.2. Memperluas permukaan variabel.3. Memakai bahan dengan daya tembus besar.Wujud dan Macam kondensatorBerdasarkan kegunaannya kondensator kita bagi dalam:1. Kondensator tetap (nilai kapasitasnya tetap tidak dapat diubah)2. Kondensator elektrolit (Electrolite Condenser = Elco)3. Kondensator variabel (nilai kapasitasnya dapat diubah-ubah)Kondensator (Capasitor) adalah suatu alat yang dapat menyimpan energidi dalam medan listrik, dengan cara mengumpulkan ketidakseimbanganinternal dari muatan listrik. Kondensator memiliki satuan yang disebutFarad. Ditemukan oleh Michael Faraday (1791-1867). Kondensator kinijuga dikenal sebagai "kapasitor", namun kata "kondensator" masihdipakai hingga saat ini. Pertama disebut oleh Alessandro Volta seorangilmuwan Italia pada tahun 1782 (dari bahasa Itali condensatore),berkenaan dengan kemampuan alat untuk menyimpan suatu muatan listrikyang tinggi dibanding komponen lainnya. Kebanyakan bahasa dan negarayang tidak menggunakan bahasa Inggris masih mengacu pada perkataanbahasa Italia "condensatore", seperti bahasa Perancis condensateur,Indonesia dan Jerman Kondensator atau Spanyol Condensador.Kondensator diidentikkan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitupositif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanyaberbentuk tabung.Lambang kondensator (mempunyai kutub positif dan negatif) pada skemaelektronika.Sedangkan jenis yang satunya lagi kebanyakan nilai kapasitasnya lebihrendah, tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya,
kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna coklat, merah, hijau danlainnya seperti tablet atau kancing baju yang sering disebut kapasitor(capacitor).Lambang kapasitor (tidak mempunyai kutub) pada skema elektronika.Namun kebiasaan dan kondisi serta artikulasi bahasa setiap negaratergantung pada masyarakat yang lebih sering menyebutkannya. Kinikebiasaan orang tersebut hanya menyebutkan salah satu nama yang palingdominan digunakan atau lebih sering didengar. Pada masa kini,kondensator sering disebut kapasitor (capacitor) ataupun sebaliknyayang pada ilmu elektronika disingkat dengan huruf (C).Satuan dalam kondensator disebut Farad. Satu Farad = 9 x 1011 cm² yangartinya luas permukaan kepingan tersebut menjadi 1 Farad sama dengan106 mikroFarad (µF), jadi 1 µF = 9 x 105 cm².Satuan-satuan sentimeter persegi (cm²) jarang sekali digunakan karenakurang praktis, satuan yang banyak digunakan adalah:1 Farad = 1.000.000 µF (mikro Farad) 1 µF = 1.000.000 pF (piko Farad)1 µF = 1.000 nF (nano Farad) 1 nF = 1.000 pF (piko Farad) 1 pF = 1.000µµF (mikro-mikro Farad) Adapun cara memperluas kapasitor ataukondensator dengan jalan:Menyusunnya berlapis-lapis. Memperluas permukaan variabel. Memakaibahan dengan daya tembus besar.[sunting] Wujud dan Macam kondensator Berdasarkan kegunaannyakondensator kita bagi dalam:Kondensator tetap (nilai kapasitasnya tetap tidak dapat diubah)Kondensator elektrolit (Electrolite Condenser = Elco) Kondensatorvariabel (nilai kapasitasnya dapat diubah-ubah)InduktorMasih ingat aturan tangan kanan pada pelajaran fisika ? Ini cara yangefektif untuk mengetahui arah medan listrik terhadap arus listrik.Jika seutas kawat tembaga diberi aliran listrik, maka di sekelilingkawat tembaga akan terbentuk medan listrik. Dengan aturan tangan kanandapat diketahui arah medan listrik terhadap arah arus listrik. Caranya
sederhana yaitu dengan mengacungkan jari jempol tangan kanan sedangkankeempat jari lain menggenggam. Arah jempol adalah arah arus dan arahke empat jari lain adalah arah medan listrik yang mengitarinya.http://cnt121.files.wordpress.com/2007/11/induktor2.jpgTentu masih ingat juga percobaan dua utas kawat tembaga paralel yangkeduanya diberi arus listrik. Jika arah arusnya berlawanan, keduakawat tembaga tersebut saling menjauh. Tetapi jika arah arusnya samaternyata keduanya berdekatan saling tarik-menarik. Hal ini terjadikarena adanya induksi medan listrik. Dikenal medan listrik dengansimbol B dan satuannya Tesla (T). Besar akumulasi medan listrik B padasuatu luas area A tertentu didefinisikan sebagai besar magnetic flux.Simbol yang biasa digunakan untuk menunjukkan besar magnetic flux ini dan satuannya Weber (Wb = T.m2). SecaraFadalah matematis besarnyaadalah :http://cnt121.files.wordpress.com/2007/11/induktor3.jpgMedan FluxLalu bagaimana jika kawat tembaga itu dililitkan membentuk koil ataukumparan. Jika kumparan tersebut dialiri listrik maka tiap lilitanakan saling menginduksi satu dengan yang lainnya. Medan listrik yangterbentuk akan segaris dan saling menguatkan. Komponen yang sepertiinilah yang dikenal dengan induktor selenoid.Dari buku fisika dan teori medan magnet, dibuktikan bahwa induktoradalah komponen yang dapat menyimpan energi magnetik. Energi inidirepresentasikan dengan adanya tegangan emf (electromotive force)jika induktor dialiri listrik. Secara matematis tegangan emf ditulis :Tegangan emfJika dibandingkan dengan rumus hukum Ohm V=RI, maka kelihatan ada
kesamaan rumus. Jika R disebut resistansi dari resistor dan V adalahbesar tegangan jepit jika resistor dialiri listrik sebesar I. Maka Ladalah induktansi dari induktor dan E adalah tegangan yang timbul jikainduktor di aliri listrik. Tegangan emf di sini adalah respon terhadapperubahan arus fungsi dari waktu terlihat dari rumus di/dt. Sedangkanbilangan negatif sesuai dengan hukum Lenz yang mengatakan efek induksicenderung melawan perubahan yang menyebabkannya.Hubungan antara emf dan arus inilah yang disebut dengan induktansi,dan satuan yang digunakan adalah (H) Henry.Induktor disebut self-inducedArus listrik yang melewati kabel, jalur-jalur pcb dalam suatu rangkainberpotensi untuk menghasilkan medan induksi. Ini yang sering menjadipertimbangan dalam mendesain pcb supaya bebas dari efek induktansiterutama jika multilayer. Tegangan emf akan menjadi penting saatperubahan arusnya fluktuatif. Efek emf menjadi signifikan pada sebuahinduktor, karena perubahan arus yang melewati tiap lilitan akan salingmenginduksi. Ini yang dimaksud dengan self-induced. Secara matematisinduktansi pada suatu induktor dengan jumlah lilitan sebanyak N adalahakumulasi flux magnet untuk tiap arus yang melewatinya :InduktansiInduktor selenoidaFungsi utama dari induktor di dalam suatu rangkaian adalah untukmelawan fluktuasi arus yang melewatinya. Aplikasinya pada rangkaian dcsalah satunya adalah untuk menghasilkan tegangan dc yang konstanterhadap fluktuasi beban arus. Pada aplikasi rangkaian ac, salah satugunanya adalah bisa untuk meredam perubahan fluktuasi arus yang tidakdinginkan. Akan lebih banyak lagi fungsi dari induktor yang bisadiaplikasikan pada rangkaian filter, tuner dan sebagainya.Dari pemahaman fisika, elektron yang bergerak akan menimbulkan medanelektrik di sekitarnya. Berbagai bentuk kumparan, persegi empat,
setegah lingkaran ataupun lingkaran penuh, jika dialiri listrik akanmenghasilkan medan listrik yang berbeda. Penampang induktor biasanyaberbentuk lingkaran, sehingga diketahui besar medan listrik di titiktengah lingkaran adalah :Medan ListrikJika dikembangkan, n adalah jumlah lilitan N relatif terhadap panjanginduktor l. Secara matematis ditulis :Lilitan per-meterLalu i adalah besar yangmarus melewati induktor tersebut. Ada simbol dinamakan permeability dan yang disebut permeability udara vakum.om tergantungmBesar permeability dari bahan inti (core) dari induktor.Untuk induktor tanpa inti (air winding) = 1.mJika rumus-rumus di atas di subsitusikan maka rumus induktansi (rumus3) dapat ditulis menjadi :Induktansi InduktorInduktor selenoida dengan inti (core)L : induktansi dalam H (Henry) : permeability inti (core)mo : permeability udaram vakum x 10-7po = 4mN : jumlah lilitan induktorA : luas penampang induktor (m2)l : panjang induktor (m)Inilah rumus untuk menghitung nilai induktansi dari sebuah induktor.Tentu saja rumus ini bisa dibolak-balik untuk menghitung jumlahlilitan induktor jika nilai induktansinya sudah ditentukan.ToroidAda satu jenis induktor yang kenal dengan nama toroid. Jika biasanyainduktor berbentuk silinder memanjang, maka toroid berbentuklingkaran. Biasanya selalu menggunakan inti besi (core) yang jugaberbentuk lingkaran seperti kue donat.ToroidaJika jari-jari toroid adalah r, yaitu jari-jari lingkar luar dikurangjari-jari lingkar dalam. Maka panjang induktor efektif adalahkira-kira :Keliling lingkaran toroidaDengan demikian untuk toroida besar induktansi L adalah :Induktansi Toroida
Salah satu keuntungan induktor berbentuk toroid, dapat induktor denganinduktansi yang lebih besar dan dimensi yang relatif lebih kecildibandingkan dengan induktor berbentuk silinder. Juga karena toroidumumnya menggunakan inti (core) yang melingkar, maka medan induksinyatertutup dan relatif tidak menginduksi komponen lain yang berdekatandi dalam satu pcb.Ferit dan PermeabilityBesi lunak banyak digunakan sebagai inti (core) dari induktor yangdisebut ferit. Ada bermacam-macam bahan ferit yang disebutferromagnetik. Bahan dasarnya adalah bubuk besi oksida yang disebutjuga iron powder. Ada juga ferit yang dicampur dengan bahan bubuk lainseperti nickel, manganese, zinc (seng) dan magnesium. Melalui prosesyang dinamakan kalsinasi yaitu dengan pemanasan tinggi dan tekanantinggi, bubuk campuran tersebut dibuat menjadi komposisi yang padat.Proses pembuatannya sama seperti membuat keramik. Oleh sebab itu feritini sebenarnya adalah keramik.Ferit yang sering dijumpai ada yang = 15.000.m = 1 sampai mmemiliki Dapat dipahami penggunaan ferit dimaksudkan untuk mendapatkan nilaiinduktansi yang lebih besar relatif terhadap jumlah lilitan yang lebihsedikit serta dimensi induktor yang lebih kecil.Penggunaan ferit juga disesuaikan dengan frekuensi kerjanya. Karenabeberapa ferit akan optimum jika bekerja pada selang frekuensitertentu. Berikut ini adalah beberapa contoh bahan ferit yang di pasardikenal dengan kode nomor materialnya. Pabrik pembuat biasanya dapatmemberikan data kode material, dimensi dan permeability yang lebihdetail.Data Material FeritSampai di sini kita sudah dapat menghitung nilai induktansi suatuinduktor. Misalnya induktor dengan jumlah lilitan 20, berdiameter 1 cmdengan panjang 2 cm serta menggunakan = 3000.minti ferit dengan Dapat diketahui nilai induktansinya adalah :
5.9 mH»L Selain ferit yang berbentuk silinder ada juga ferit yang berbentuktoroida. Umumnya di pasar tersedia berbagai macam jenis dan ukurantoroida. Jika datanya lengkap, maka kita dapat menghitung nilaiinduktansi dengan menggunakan rumus-rumus yang ada. Karena perludiketahui nilai permeability bahan ferit, diameter lingkar luar,diameter lingkar dalam serta luas penampang toroida. Tetapi biasanyapabrikan hanya membuat daftar indeks induktansi (inductance index) AL.Indeks ini dihitung berdasarkan dimensi dan permeability ferit. Dengandata ini dapat dihitung jumlah lilitan yang diperlukan untukmendapatkan nilai induktansi tertentu. Seperti contoh tabel AL berikutH/100 lilitan.mini yang satuannya Tabel ALRumus untuk menghitung jumlah lilitan yang diperlukan untukmendapatkan nilai induktansi yang diinginkan adalah :Indeks ALMisalnya digunakan ferit toroida T50-1, maka dari table diketahuiHmnilai AL = 100. Maka untuk mendapatkan induktor sebesar 4 diperlukanlilitan sebanyak : 20 lilitan»N Rumus ini sebenarnya diperoleh dari rumus dasar perhitungan induktansidimana induktansi L berbanding lurus dengan kuadrat jumlah lilitan N2.Indeks AL umumnya sudah baku dibuat oleh pabrikan sesuai dengandimensi dan permeability bahan feritnya.Permeability bahan bisa juga diketahui dengan kode warna tertentu.Misalnya abu-abu, hitam, merah, biru atau kuning. Sebenarnya lapisanini bukan hanya sekedar warna yang membedakan permeability, tetapiberfungsi juga sebagai pelapis atau isolator. Biasanya pabrikanmenjelaskan berapa nilai tegangan kerja untuk toroida tersebut.Contoh bahan ferit toroida di atas umumnya memiliki permeability yangkecil. Karena bahan ferit yang demikian terbuat hanya dari bubuk besi(iron power). Banyak juga ferit toroid dibuat dengan nilai yang besar. Bahan ferit tipe ini terbuat darimpermeability campuran
bubuk besi dengan bubuk logam lain. Misalnya ferit toroida FT50-77memiliki indeks AL = 1100.Kawat tembagaUntuk membuat induktor biasanya tidak diperlukan kawat tembaga yangsangat panjang. Paling yang diperlukan hanya puluhan sentimeter saja,sehingga efek resistansi bahan kawat tembaga dapat diabaikan. Adabanyak kawat tembaga yang bisa digunakan. Untuk pemakaian yangprofesional di pasar dapat dijumpai kawat tembaga dengan standar AWG(American Wire Gauge). Standar ini tergantung dari diameter kawat,resistansi dan sebagainya. Misalnya kawat tembaga AWG32 berdiameterkira-kira 0.3mm, AWG22 berdiameter 0.7mm ataupun AWG20 yangberdiameter kira-kira 0.8mm. Biasanya yang digunakan adalah kawattembaga tunggal dan memiliki isolasi.DiodaDioda atau diode adalah sambungan bahan p-n yang berfungsi terutamasebagai penyearah. Bahan tipe-p akan menjadi sisi anode sedangkanbahan tipe-n akan menjadi katode. Bergantung pada polaritas teganganyang diberikan kepadanya, diode bisa berlaku sebagai sebuah saklartertutup (apabila bagian anode mendapatkan tegangan positif sedangkankatodenya mendapatkan tegangan negatif) dan berlaku sebagi saklarterbuka (apabila bagian anode mendapatkan tegangan negatif sedangkankatode mendapatkan tegangan positif). Kondisi tersebut terjadi hanyapada diode ideal-konseptual. Pada diode faktual (riil), perlu teganganlebih besar dari 0,7V (untuk diode yang terbuat dari bahan silikon)pada anode terhadap katode agar diode dapat menghantarkan aruslistrik. Tegangan sebesar 0,7V ini disebut sebagai tegangan halang(barrier voltage). Diode yang terbuat dari bahan Germanium memilikitegangan halang kira-kira 0,3V. dioda pemancar cahaya atau LED dioda foto dioda laser dioda Zener dioda Schottky (SCR)
Light Emmiting Dioda atau lebih dikenal dengan sebutan LED(light-emitting diode) adalah suatu semikonduktor yang memancarkancahaya monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju.Gejala ini termasuk bentuk elektroluminesensi. Warna yang dihasilkanbergantung pada bahan semikonduktor yang dipakai, dan bisa juga dekatultraviolet, tampak, atau inframerah.Sebuah LED adalah sejenis dioda semikonduktor istimewa. Seperti sebuahdioda normal, dia terdiri dari sebuah chip bahan semikonduktor yangdiisi penuh, atau di-dop, dengan ketidakmurnian untuk menciptakansebuah struktur yang disebut p-n junction. Pembawa-muatan - elektrondan lubang mengalir ke junction dari elektroda dengan voltase berbeda.Ketika elektron bertemu dengan lubang, dia jatuh ke tingkat energiyang lebih rendah, dan melepas energi dalam bentuk photon.Dioda foto adalah jenis dioda yang berfungsi mendeteksi cahaya.Berbeda dengan dioda biasa, komponen elektronika ini akan mengubahcahaya menjadi arus listrik. Cahaya yang dapat dideteksi oleh diodafoto ini mulai dari cahaya infra merah, cahaya tampak, ultra ungusampai dengan sinar-X. Aplikasi dioda foto mulai dari penghitungkendaraan di jalan umum secara otomatis, pengukur cahaya pada kameraserta beberapa peralatan di bidang medis.Simbol dari dioda fotoAlat yang mirip dengan Dioda foto adalah Transistor foto(Phototransistor). Transistor foto ini pada dasarnya adalah jenistransistor bipolar yang menggunakan kontak (junction) base-collectoruntuk menerima cahaya. Komponen ini mempunyai sensitivitas yang lebihbaik jika dibandingkan dengan Dioda Foto. Hal ini disebabkan karenaelektron yang ditimbulkan oleh foton cahaya pada junction inidi-injeksikan di bagian Base dan diperkuat di bagian Kolektornya.Namun demikian, waktu respons dari Transistor-foto secara umum akanlebih lambat dari pada Dioda-Foto.
Dioda laser adalah sejenis laser di mana media aktifnya sebuahsemikonduktor persimpangan p-n yang mirip dengan yang terdapat padadioda pemancar cahaya. Dioda laser kadang juga disingkat LD atau ILD.Dioda laser baru ditemukan pada akhir abad ini oleh ilmuwanUniversitas Harvard. Prinsip kerja dioda ini sama seperti diodalainnya yaitu melalui sirkuit dari rangkaian elektronika, yang terdiridari jenis p dan n. Pada kedua jenis ini sering dihasilkan 2 tegangan,yaitu:1. biased forward, arus dihasilkan searah dengan nilai 0,707 utkpembagian v puncak, bentuk gelombang di atas ( + ).2. backforward biased, ini merupakan tegangan berbalik yang dapatmerusak suatu komponen elektronika.SCRSCR singkatan dari Silicon Control Rectifier. Adalah Dioda yangmempunyai fungsi sebagai pengendali. SCR atau Tyristor masih termasukkeluarga semikonduktor dengan karateristik yang serupa dengan tabungthiratron. Sebagai pengendalinya adalah gate (G). SCR sering disebutTherystor. SCR sebetulnya dari bahan campuran P dan N. Isi SCR terdiridari PNPN (Positif Negatif Positif Negatif) dan biasanya disebut PNPNTrioda.

Tidak ada komentar: